Kamis, 28 April 2016

BINAYAH TAHSIN AL-QUR'AN

LTTA (Lajnah Tilawah wa Tahfidz Al-Qur’an) memiliki empat program, satu diantaranya Binayah Tahsin Al-Qur’an. 

Program ini bertujuan untuk membantu santri-santri yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, lancar dan benar sekaligus megentaskan buta huruf  Al-Qur’an sesuai makhrojnya.




 Teknis pelaksanaan Binayah Tahsin Al-Qur’an sebagai berikut :

·     Peserta dikelompokan dalam kelompok-kelompok kecil.
·         Setiap kelompok maksimum lima orang.
·         Setiap kelompok dibimbing oleh seorang pembimbing dari kelas XI yang telah bersertifikasi.
·          Materi yang digunakan adalah kitab Qiro’ati dan Al-Mahir.
·         Pembelajaran dilaksanakan selama 90 kali pertemuan /tiga bulan.
·         Setiap pertemuan, 45 menit untuk empat orang peserta.
·         Program dilaksanakan pukul 18.15 s.d. 19.15.

·         Setelah program berjalan tiga bulan seluruh peserta dites. Peserta yang lulus diberikan sertifikat dan yang belum lulus dibimbing kembali.

 Setelah peserta mendapatkan sertifikat lulus, mereka dapat mengikuti program LTTA lainnya. (Huminfo-OPMAZ)

BINAYAH JUM'IYATUL HUFADZ

   Binayah Jum'iyatul Hufadh adalah bimbingan  menghafal   ayat-ayat  Al-Qur’an bagi peserta khusus yang memiliki kemampuan lebih dalam menghafal. Tujuan program ini untuk membimbing siswa agar dapat menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dalam waktu 2 setengah tahun dengan target hafalan “one month one juz”, bermakna satu bulan satu juz.  


Syarat menjadi peserta Jum'iyatul Hufadh adalah memiliki sertifikat kemampuan membaca Al-Quran dari LTTA (Lajnah Tilawatil wa Tahfidz Al-Qur’an), memiliki hafalan minimal 1 juz, lulus tes wawancara, menandatangani kesanggupan menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran dalam waktu dua setengah tahun, dan telah memohon restu dari orangtua agar segala sesuatu yang dikerjakan selalu dalam doanya.



  Binayah Jumiyatul Hufadh pun memberikan apresiasi kepada santri yang bisa mencapai target yang telah ditentukan atau lebih. 
Bentuk-bentuk apresiasi tersebut adalah: 
1. Tabungan Al-Qur’an  sebesar Rp 150.000.-  per satu juz dan piagam penghargaan  kepada peserta yang telah menyelesaikan hafalan setiap juz. 
2. Jas atau baju, diberikan kepada peserta  yang  telah menyelesaikan hafalan 6 juz. 3.  Sertifikat dan lencana,  diberikan kepada  peserta yang  telah menyelesaikan  hafalan 10, 20, dan 30 juz. (Huminfo-OPMAZ)

BINAYAH FAHMU AL-QUR'AN


Binayah Fahmu Al-Qur’an merupakan satu diantara empat program LTTA (Lajnah Tilawah wa Thafidz Al-Qur’an) untuk  memberikan bimbingan pendalaman ilmu Al-Quran, pemahaman dan wawasan keilmuan Al-Qur’an kepada para santri kelas X dan kelas khas (santri yang mendaftar menjadi peserta selain kelas X).


 Binayah Fahmu Al-Qur’an untuk kelas X dengan target agar mereka mampu menghafal, menerjemahkan, memaknai, memahami dan menyampaikan isi Juz 'Amma dengan baik. Sedangkan untuk kelas khas, target yang diinginkan yaitu peserta dapat memahami dan mengamalkan kandungan kitab Mukasyafah Qulub Imam Ghazali dalam kehidupan sehari-hari dan dapat pula menjelaskan kandungan kitab tersebut.










Pelaksanaan bimbingan ini di Asrama Al-Madani dan Asrama An-Nur. Kelas X setiap hari Rabu, pukul 18.15 s.d. 19.30 dan kelas khas, tiap hari Rabu dan Kamis, pukkul 15.30 s.d. 16.30. (Huminfo-OPMAZ)

Senin, 18 April 2016

ROAD TO UN 2016 MTs AL-ZAYTUN - SOSIALISASI UJIAN PRAKTIK

Al Zaytun, Senin (14/3). Ujian Nasional untuk kelas IX akan dilaksanakan tanggal 9 s.d. 12 Mei 2016. Seluruh civitas akademika MTs. Al-Zaytun mulai mempersiapkan santri-santri untuk menghadapi rangkaian kegiatan pelaksanaan ujian-ujian. Sebagaimana tahun sebelumnya, diawali dengan pelaksanaan ujian praktik yang akan dimulai Senin, 14 s.d.  19 Maret 2016. Tahun ini ada sedikit perbedaan dalam pelaksanaan ujian praktik.






 Contoh, mapel Fisika,  sebelumnya selalu menggelar “Roket Air” untuk tahun ini difokuskan ke laboratorium uji praktik materi seperti menentukan massa jenis benda, membuat elektromagnet, induksi elektromagnetik dan menentukan nilai hambatan tetap. Ujian praktik lainnya sama dengan tahun lalu yaitu bahasa Arab, Tajwid, Kesenian dan Olahraga. Sosialisasi dilaksanakan di  Basement Gedung Ali ibn Abi Thalib, Sabtu, (12/3) dengan  harapan seluruh santri bisa lulus dengan hasil yang baik. (res)

SERUNYA UJIAN PRAKTIK MTs AL-ZAYTUN

Senin (25/3). Ujian Praktik santri kelas IX MTs. Al Zaytun telah dimulai tanggal 14 s.d. 19 Maret 2016. Ujian Praktik merupakan syarat kelulusan Madrasah Tsanawiyah. 
Berikut tampilan kegiatan ujian mereka:

1. Ujian Praktik Mengurus Jenazah 
Mengurus jenazah  














 2. Ujian Praktik Biologi
Praktek Biologi














3. Ujian Praktik Fisika   

Praktek Fisika

    
 4.Ujian Praktik Bahasa Indonesia

Praktek Diskusi Bhs Indonesia
5. Ujian Praktik Bahasa Inggris       
Praktek Bhs Inggris


6. Ujian Praktik Kesenian
Praktek Kesenian





7. Ujian Praktik Bahasa Arab   
Praktek Bhs Arab


8. Ujian Praktik Olahraga
Praktek Olah Raga

(res)

MTs AL-ZAYTUN KEMBALI JUARAI KSM

Senin, (21/3). Alhamdulillah, untuk ke-3 kalinya MTs Ma’had Al-Zaytun menjadi juara dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) sekabupaten Indramayu yang dilaksanakan di MTs.N Anjatan, Sabtu, (19/3), pukul 08.00 s.d.14.00 WIB. Bidang studi yang dilombakan yaitu Fisika, Matematika, Biologi dan Pendidikan Agama Islam (PAI)

Berikut nama-nama pemenang dari MTs Al-Zaytun :

  1. Syahvan Aliviansyah Diva Ritonga bin Chanafi Ritonga, juara I mapel Fisika;
  2. Lisana Sidqi Aliya bnti Abdullah Arif, juara I mapel Matematika;
  3. Siti Izdihar Aufa Naqiyyah binti Kasirun, juara II      mapel Biologi
Mereka akan kembali berlaga untuk tingkat provinsi. (res)