Bahagia Bersama Wide Game Pramuka MTs Al-Zaytun

Oleh: Asyraf Khairul Azam/ 20230074 & Dini Bandari Anggita/ 20230110,
Pelajar MTs Ma’had Al-Zaytun

 

MTs Ma’had Al-Zaytun pada tanggal 27 Desember 2025,  melaksanakan kegiatan kepramukaan yang disebut Wide Game. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pelajar MTs. Wide Game diselenggarakan sebagai wadah untuk mengembangkan bakat dan minat pelajar sekaligus mempererat kerja sama serta kebersamaan antar peserta.

Rangkaian acara kepramukaan dimulai dengan upacara pembukaan yang berlangsung tertib dan khidmat. Disela-sela upacara dibagikan hadiah penghargaan kepada pelajar yang meraih peringkat terbaik tiap angkatan kelas setelah ASAS (Asesmen Submatif Akhir Semester) oleh Tim Kurikulum MTs. Nama-nama pelajar yang mendapatkan peringkat tertinggi pada Semester Ganjil 2025-2026 dimasing-masing angkatan:

Kelas 7
Juara 1 kelas 7B01: Nurmaya Descaria binti Nur Slamet
Juara 2 kelas 7B03: Aisyah Humayrah binti Waridin
Juara 3 kelas 7B01: Lovely Fitria Ramadhani binti Karsim

Kelas 8
Juara 1 kelas 8B01: Balqis Nashita Putri Madina binti Supriyanto
Juara 2 kelas 8B01: Lubna Jihan Hananisa binti Joko Surastriyanto
Juara 3 kelas 8B02: Assalis Massy bin Ijan

Kelas 9
Juara 1 kelas 9B01: Farras Putri Ardhiyanti binti Indra kriswanto
Juara 2 kelas 9A02: Muhammad Irfan bin M Nurdin
Juara 3 kelas 9B02: Jian Kayla Alisyah binti Jito Purnomo

Setelah upacara pembukaan, kegiatan Wide Game dilaksanakan dari pos 1 hingga pos 3 dengan jenis permainan yang berbeda-beda. Pada pos pertama, peserta memainkan permainan lompat semaphore yang melatih kelincahan dan koordinasi. Di pos kedua, siswa menghadapi permainan keseimbangan serta rintangan yang mengharuskan mereka merangkak untuk melewatinya. Sementara itu, pada pos ketiga diadakan permainan estafet bendera, di mana mata peserta ditutup menggunakan karton yang diberi lubang kecil di bagian tengah sebagai alat bantu melihat arah permainan. Seluruh permainan tersebut menuntut kerja sama tim, konsentrasi, dan rasa saling percaya antar anggota kelompok. 


 

Untuk memahami tujuan kegiatan ini secara lebih mendalam, tim penulis melakukan wawancara dengan beberapa pihak, di antaranya perwakilan guru, Ustz. Ersy Rosmawati, S.S., M.Pd., serta perwakilan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) angkatan 25 MTs, Natsumi Maisyah Daniyah.

 

Dalam wawancaranya, Ustz. Ersy Rosmawati menjelaskan bahwa nilai-nilai karakter yang diharapkan tumbuh melalui kegiatan Wide Game antara lain kerja sama, rasa percaya diri, dan kebahagiaan siswa. Menurut beliau, kegiatan kepramukaan menjadi sarana penting bagi siswa untuk belajar berinteraksi, bekerja sama, dan mengekspresikan diri secara positif dan konstruktif.

 

Sementara itu, Natsumi Maisyah Daniyah mengungkapkan bahwa ia merasa senang dan antusias mengikuti kegiatan Wide Game. Menurutnya, kegiatan ini membuat siswa dapat saling bersosialisasi dan membaur, sehingga mereka bisa bermain, berekspresi, dan melakukan berbagai aktivitas bersama. Selain itu, Wide Game juga membantu menumbuhkan sikap sportivitas serta memberikan kesempatan bagi siswa untuk menyalurkan bakat yang dimiliki.

 

Sebagai kesimpulan, kegiatan kepramukaan Wide Game di MTs Ma’had Al-Zaytun tidak hanya menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan bagi siswa, tetapi juga memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter, kerja sama tim, serta memperkuat rasa persatuan. Kepala madrasah juga menyampaikan bahwa siswa mampu mengekspresikan nilai-nilai yang telah tertanam dalam diri mereka melalui Kurikulum Berbasis Cinta dari Kementerian Agama serta kurikulum L-STEAMS (Law, Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Spirituality).

 

“Mendidik dan membangun semata-mata hanya untuk beriibadah kepada Allah.”

 


 

Komentar

  1. Wow... bagus banget artikel buatan ka Asyraf, buat yang banyak ya ka Asyraf, semangat ka Asyraf

    BalasHapus
  2. Raih prestasi untuk masa depan gemilang

    BalasHapus
  3. Saya senang mengetahui bahwa kegiatan kepramukaan masih terus digalakkan di MTs ini, sebagai sarana mendidik kebersamaan, dan kerjasama dan kemandirian siswa, di tengah era teknologi digital yang menyebabkan individualisme dan lonliness. Maju terus Pramuka MTs Al-Zaitun

    BalasHapus

Posting Komentar