Postingan

JANGAN SAMPAI MENUA TANPA KETERAMPILAN (Pembukaan Latihan Pramuka)

Gambar
  MTs Ma’had Al-Zaytun. Kegiatan Pembukaan Latihan Pramuka di MTs Ma’had Al-Zaytun pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 diawali dengan upacara pembukaan dan penampilan semafor dari tim juara porseni. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (09/7) pukul 07.00 s.d. 09.00 di lapangan Wiratama 3 MA’had Al-Zaytun. Pembukaan Latihan kepramukaan ini diikuti santri kelas VII-IX yang berjumlah 1967 santri. Kepala MTs Ma’had Al-Zaytun, Rizal Eka Sumadiyo, M.Pd. didampingi waka 1 Alwi, S.Ag., M.Pd. serta waka 2 Eri Setiawan, S.A.B. serta dihadiri seluruh guru MTs Ma’had Al-Zaytun. Kepala Madrasah mengatakan, tujuan latihan kepramukaan ini adalah untuk membentuk kedisiplinan, bahwa disiplin itu lahir dari diri kita sendiri, karena disiplin itu memahami dan melakasanakan fungsi dan tugasnya masing-masing. Selanjutnya Kepala Madrasah berpesan kepada seluruh santri, bekali diri dengan keterampilan, jangan sampai tamat dari Ma’had ini tidak memiliki keterampilan yang mumpuni, diistilahkan jan

Sholatku Bersama Teman-Teman di Asrama

Gambar
  Santri MTs di Pesantren Ma’had Al-Zaytun Kabupaten Indramayu menjadikan sholat berjamaah sebagai rutinitas, mulai shalat subuh sampai shalat isya’ dilaksanakan secara berjamaah. Tempat shalat dilakukan di selasar tengah asrama, di setiap lantai asrama sesuai tempat tinggal santri. Santri putri di asrama al-musthofa dan santri putra di asrama al-madani. Dalam shalat berjamaah ini yang menjadi imam yakni salah satu dari mereka, sedangkan yang lainnya menjadi makmum. Ini sebagai bentuk pembelajaran dan pedidikan bagi santri agar mereka terbiasa menjadi imam shalat. Kegiatan pelaksaan shalat berjamaah ini mutlak dan harus diikuti semua santri terkecuali ada udzur. Hal ini dilakukan dengan tujuan membiasakan santri agar mereka bisa menjadi generasi yang beriman dan memiliki akhlakul karimah sesuai misi Ma’had Al-Zaytun yakni mempersiapkan peserta didik untuk beraqidah yang kokoh kuat terhadap Allah dan Syariat-Nya, menyatu dalam tauhid, berakhlakul al-karimah,… Disamping itu pula, keh

Qiraah Bukan Teori Pengenalan Istilah Tajwid

Gambar
Kabag Kurikulum Moch. Zyn Fuadi, S.Ag berharap. “Kegiatan membaca Al Qur’an yang dilaksanakan pada jam pertama selama 35 menit dibimbing oleh guru yang mengajar. Tujuan pencapaian kegiatan qiroah diharapkan tidak didapati lagi santri yang tidak bisa membaca Al-Qur’an, jadi secara bertahap ada pembinaan dari masing-masing ketua kelompok itu dalam bentuk tahsin, yaitu nanti membaca Al-Quran sesuai dengan tajwid".  "Penekanannya bukan kepada teori pengenalan istilah-istlah tajwid tetapi mereka langsung bisa mempraktikkan membaca sesuai dengan hukum yang ada di dalam tajwid, insya Allah dalam waktu satu bulan, kita sudah bisa menginventarisir santri yang kita kelompokkan dalam kelompok sesuai grade-nya, santri yang kurang bisa membaca akan kita bina dan ditargetkan dalam waktu dua tiga bulan mereka sudah bisa membaca baik dan benar dengan sistim qiraah dan dengan sistim baca iqra”, ujar Zyn. ( Aw )

Qiraah Al-Qur'an Masuk Kurikulum Merdeka?

Gambar
MTs Ma'had Al-Zaytun pada TP. 2022/2023 ini membiasakan santri untuk membaca Al–Qur’an selama 35 menit pada jam pelajaran pertama. Kegiatan ini wujud dari kurikulum merdeka, dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, untuk menguatkan kompetensi santri pada bidang penguasaan al-Quran secara mendalam. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih santri agar terbiasa dan pandai dalam membaca Al Qur”an. oleh itu seluruh santri kls 7, 8, dan 9 membaca Al-Qur'an diawali dari juz 1 dan seterusnya sampai berakhir jam Qiro'ah (35 menit) dan hari berikutnya melanjutkan bacaan mereka masing-masing hingga khatam, maka santri wajib mengingat pencapaian bacaannya dengan mencatat di buku khusus begitu juga dengan guru. Dalam kegiatan tersebut, guru mendata santri yang bacaan Al-Qur'annya sudah bagus dan benar untuk dijadikan ketua kelompok, setiap kelas dibagi menjadi 5 kelompok, ketua kelompok menyimak bacaan temannya satu persatu, saat ketua kelompok menyimak bacaan temannya, yang

PROFILE KEPALA MTs. MA'HAD AL-ZAYTUN

Gambar
  KEPALA MTs. MA'HAD AL-ZAYTUN ( Rizal Eko Sumadya, M.Pd. ) Rizal Eko Sumadya , M.Pd. dilahirkan di Pontianak, Kalimantan barat tanggal 7 Februari 1969, anak pertama dari pasangan Suwolo (alm) dengan Sarmiati (almh) . Menamatkan pendidikan formal Sekolah Dasar (SD) Katolik Gembala Baik Pontianak pada tahun 1981, SMP Negeri 5 Pontianak pada tahun 1984, STM Negeri 2 Pontianak pada tahun 1987, S1 Pendidikan Teknik Elektro IKIP Padang pada tahun 1992.dan meraih Magister Pendidikan pada Pasca Sarjana (S2) di UNINDRA Jakarta Program Studi Pendidikan MIPA pada tanggal 10 Februari 2020. Sejak menamatkan pendidikan di IKIP Padang sebagai guru di STM PGRI 23 Jakarta dari tahun1994 sampai 1998,  pada tahun 2000 sampai sekarang mengabdi di Ma'had Al-Zaytun Indramayu. Telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Teknis Substantif Kepala Madrasah  Angkatan XXVII yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Bandung Tahun 2019.  Jenis pengabdian yang pernah dilakoni:

Santri Diwajibkan Menyanyikan Lagu Kebangsaan

Gambar
LAGU INDONESIA RAYA 3 STANZA Ciptaan : WR Supratman Sejak awal tahun 2019, seluruh civitas Al-Zaytun termasuk di dalamnya guru dan para santri diwajibkan menyanyikan lagu kebangsaan ini setiap akan memulakan pembelajaran di sekolah. Lagu ini juga bermakna sebagai untaian doa kami untuk bangsa dan negara Indonesia dan telah ditanamkan sejak dini di lingkungan sekolah dan setiap melakukan seremoni kegiatan apapun oleh civitas. 

ADAB DAN KETENTUAN SANTRI DI GEDUNG PEMBELAJARAN MTs. MA'HAD AL-ZAYTUN

Gambar